Tips Sehat

Kamu Pelupa dan Nampak Lebih Tua? Coba Puasa Secara Teratur

Pertanyaan pada umumnya adalah

Apa yang harus kita makan supaya sehat?

Baca juga artikel: Makanan organik apa manfaatnya?

Padahal pertanyaan yang tidak kalah penting adalah

Kapan waktunya kita makan supaya sehat?

Ada beberapa hal yang terjadi pada level sel tubuh ketika kita sedang puasa atau intermittent fasting:

  • Human Growth Hormone (HGH): Level HGH akan naik sangat signifikan, 5 kali lipat dari biasanya. Hal ini memberikan manfaat luruhnya lemak dan bertambahnya otot, serta masih banyak benefit lain (1, 2, 3).
  • Insulin: Sensitifitas Insulin akan meningkat dan kadarnya akan turun secara dramatis. Kadar insulin yang rendah membuat lemak tubuh lebih mudah diakses untuk energi sebagai pengganti gula.
  • Perbaikan Sel: Ketika puasa, sel tubuh akan memulai proses perbaikan. When fasted, your cells initiate cellular repair processes. Hal ini termasuk autophagy, dimana sel akan mencerna dan mengganti sel tua dan protein yang sudah tidak berfungsi yang berada didalam sel (4, 5).
  • Expresi Genetik: Terjadi perubahan fungsi dari gen yang berhubungan dengan umur panjang dan pertahanan terhadap penyakit (6, 7).

Perubahan yang terjadi pada level hormon, fungsi sel dan ekspresi genetik tersebut bertanggung jawab memberikan manfaat kesehatan dari puasa.

Terdapat beberapa alternatif dalam melakukan intermittent fasting, Dr. Firmansah, SpGK, MKes menjelaskan apa saja tipe-tipe intermittent fasting dalam video berikut:

Coba secara berkala dari jendela makan yang paling panjang hingga akhirnya mampu mencapai jendela makan paling pendek, dengan begitu nafsu makan lebih bisa dikendalikan dari hari ke hari. Pada banyak kasus mereka yang melakukan intermittent fasting secara rutin, daya ingatnya meningkat, stamina bertambah dan tampak awet muda.

Tertarik mencoba, mungkin sudah pernah mencoba salah satunya, atau kamu punya referensi lain yang sudah kamu coba tentang intermittent fasting. Ceritakan dikolom komentar di bawah, kami ingin sekali mendengarnya.

Sumber:
https://www.healthline.com/nutrition/intermittent-fasting-guide

What do you think?